Secercah Kisah di Kampung Inggris-Indonesia

            Karena banyaknya sahabat semua yang menanyakan tentang kehidupan di kampung Inggris setelah saya postingkan tulisan sederhana saya ke motivasibeasiswa.org. maka saya akan mencoba menjawab dengan pengalaman saya ketika berada di Kampung Inggris  ini. Saya yakin sudah banyak sekali tulisan-tulisan dari alumni-alumni di kampung inggris yang bertebaran di dunia maya, namun tidak ada salahnya sebagai orang yang juga pernah menginjakan kaki di sana membagikan sedikit cerita, pengalaman ketika saya berada di Kampung penuh kenangan tersebut.

Oh.. ya jika sahabat semua, belum membaca tulisan sederhana saya di motivasibeasiswa,org. silahkan dibaca DISINI (saya sengaja tidak memposting di blog saya, karena sahabat bisa mengunjungi motivasibeasiswa.org untuk melihat pengalaman mahasiswa lainnya yang mendapatkan beasiswa ke luar negeri)


Saya sengaja memberi judul “Secercah” karena ada sesuatu hal yang saya temukan berbeda di Kampung Inggris Pare Kediri ini, saya mendapatkan sesuatu hal yang tiada ternilai harganya yang tidak akan saya dapatkan di kampung manapun, termasuk di kampung saya sendiri. Entah kenapa kampung ini sangat berkesan , penuh makna , selalu membekas didalam hati saya, bahkan ketika saya sudah berada di Negara beruang merah ini. Dari lubuk hati yang paling dalam saya sudah menganggap kampung Inggris pare Kediri ini adalah kampung kedua saya setelah kampung kelahiran saya.

Biarkan saya memulai kisah perjalanan saya ke kampung Inggris , waktu itu tepat setelah sidang Skripsi, pada tangga l2 Februari 2012 dengan hasil yang sangat memuaskan mempertahankan Skripsi saya dan memperoleh nila A, tentu hal ini saya lakukan dengan kerja keras karena adanya kertas Lusuh (daftar mimpi yang saya tulis bersama kakek saya) yang membuat saya selalu termotivasi untuk mencoret satu-persatu tersebut.

Saya mempunyai kewajiban untuk mencoret mimpi ke- 70 saya yakni Kuliah Keluar Negeri. Dan saya mencoba mencari informasi kepada senior yang sudah kuliah ke luar negeri, internet, dll, saya menemukan rata-rata syarat untuk mendapat beasiswa ke luar negeri adalah kemampuan bahasa Inggris dan mensyaratkan TOEFL/IELTS dengan nilai rata-rata dari semua beasiswa 550 (TOEFL IBT; 76-80). Nah… saya.. jangankan untuk mengejar nilai TOEFL seperti itu, mendengar kata bahasa Inggris saja membuat saya sudah stress. Namun karena tekad yang sudah bulat, saya memberanikan diri untuk belajar bahasa Inggris, dan mencari Informasi tentang tempat belajar,dan pada kesimpulannya saya menemukan Kampung Inggris ini (sahabat bisa membaca kisah sederhana hidup saya kenapa saya begitu ngotot untuk kuliah ke luar negeri di sini).

Saya berpikir kampung Inggris ini akan ada banyak orang-orang bule disana yang mengajarkan bahasa Inggris dan juga masyarakat disana berbicara bahasa Inggris, saya percaya bahwa untuk belajar bahasa itu akan lebih baik berada di tempat dimana orang biasa menggunakan bahasa tersebut (native speaker). Namun apa daya, setelah saya berada disana kecewaan yang mendalam bagi saya ketika itu, jangankan bule yang berbicara bahasa Inggris  masyarakat disana saja kebanyakan menggunakan bahasa JAWA.dan membuat saya ingin langsung pulang ke Jambi dengan harapan kembali bekerja, dan menyerah mewujudkan mimpi berikutnya. Saya pasrah ketika itu , dan menyesal meninggalkan pekerjaan saya demi hal yang tidak pasti ini,

            Namun karena sudah sampai disana, saya mencoba untuk bertahan dan mencoba dulu bagaimana system pembelajaran di kampung Inggris ini, samakah dengan  lembaga kursusan lain yang selama ini  pernah saya ikuti atau mereka mempunyai cara sendiri  cara mengajar . Maka sampai lah saya disalah satu tempat kursus, yang merupakan tempat kursus pertama saya ketika sampai di pare, yakni Marvelous Course. Lembaga kursusan yang satu ini saya perhatikan sangat sederhana, menggunakan rumah sederhana sebagai kantor nya, dan mempunyai puluhan asrama untuk para membernya. Saya disambut oleh salah satu petugas  , dan mengecek nama saya  sudah terdaftar atau belum sebagai member Marvelous (saya mendafatar online ketika itu). Setelah dicek dan dinyatakan terdaftar, saya dipersilahkan untuk menuju camp tempat tinggal  saya selama belajar di Marvelous ini,  uniknya, pada waktu itu, nama saya tercantum di camp Perempuan, heheh,,ntah kenapa itu bisa terjadi,, setelah saya Tanya.. petugasnya menjawab nama saya mirip dengan nama perempuan..hehhe… (Emaridial Ulza). Ya sudahlah,,, akhrinya saya ganti camp, yang tadinya bersama para wanita/Cewek/Perempuan, saya berpindah kesebuah camp sederhana yang bernama Camp 7 (tujuh). dengan membawa tas sandang  saya menuju camp 7  bersama becak tua yang nyaman itu (pertama kali naik Becak). Becak tua itu berhenti disebuah  rumah yang sangat sederhana, didepan terlihat sedang berkumpul 3 orang laki-laki yang belakangan menjadi sahabat terbaik saya dan sudah saya anggap sebagai kakak saya sendiri, ketika itu mereka sedang asyik  berbicara mengunakan bahasa Jawa yang sama sekali tidak saya mengerti, “permisi, benar ini camp 7 Marvelous?”  oh benar.. member baru ya..”silahkan masuk,  oh . ya terima  kasih  mas.: timpa ku. saya bergegas  terlebih dahulu untuk membayar becak  yang sedang setia menunggu bersama pemiliknya dijalan kecil itu,, “terima kasih pak sudah mengantar” sama –sama nak, ntar kalau mau naik becak sama bapak aja ya,, bapak biasanya nongkrong di perempatan itu” oh ya terima kasih pak”insya allah..” dengan senyuman khas beliau ,mengayuh becak dengan semangat meninggalkan saya”.

            Pertama kali memasuki camp 7 ini, saya berani mempertaruhkan diri saya bahwa.. ini adalah tempat pertama di dunia yang saya tempati dalam kondisi seperti ini,saya tidak berjanji pada diri saya sendiri akan betah disini.. (bayangkan sendiri bentuk Campnya.hhe ) para penghuni camp 7 ini senior semua, hanya saya orang baru di camp 7 ini, teman-teman baru yang satu kelas dengan saya di tempatkan di camp lainnya.

            Hari pertama di Pare  ini  jujur saya katakan dan sangat menyesal bahwa saya ingin pulang dan tidak yakin akan kualitas kampung Inggris ini,.. namun salah satu tutor camp saya ( Mr. Rif ) meyakinkan saya, coba dulu satu minggu, jika masih tidak betah, maka silahkan pulang. Saya mencoba mengikuti saran beliau dan mengikuti pelajaran-pelajaran bahasa Inggris pada esok harinya.

            Hari pertama belajar bertemu teman-teman dari berbagai daerah, dari sabang sampai marauke semua ada, terbesit didalam hati saya ini kampung memang luar biasa, mampu mengumpulkan anak-anak Indonesia dengan tujuan yang sama yakni “belajar bahasa Inggris”. Pelajaran  pertama malu-malu gitu, dibuka langsung oleh ahlinya (pemilik dari Marvelous)  Mr.  Teen orang-orang memanggilnya, beliau adalah native speaker bisa saya katakan begitu, ngomong bahasa Inggris tidak ada titik komanya, logat Amerikanya persis sama dengan  orang-orang Amerika berbicara dengan bahasa Inggris,  maklum saja memang beliau pernah tinggal di amerika lebih kurang 10 tahun ( namun beliau hanya mempromosikan diri 5 tahun pernah di Amerika dengan mencantumkan di banner,spanduk promosi Kursusan Marvelous) entah apa alasan beliau, saya belum sempat menanyakannya. Mr.Teen ini adalah salah satu pengajar yang sangat berpengaruh di kampung Inggris, bagi para pelajar yang sudah berada dikampung Inggris  lebih dari 5 bulan pasti akan tahu siapa saja pengajar yang baik, berkualitas, nah menurut survey yang pernah dilakukan, pengajar berpengaruh atau  yang paling banyak dikenal dan berkualitas ini adalah sebagai berikut :


        1.  Mr.Kalend .(beliau adalah pendiri kampung Inggris dengan kursusan  bernama BEC)   

        2. Mr.Teen , ( ini orang terkenal dengan pengajar Mata pelajaran bahasa Inggris terbaik dan termurah yang pernah  ada di Indonesia  yakni Pronounciation (American Accent)

        3. Miss. Indah,( beliau adalah pendiri dari Daffodils, terkenal degan  speakingnya dan Public  Speakinganya.


        4. Mr.Putut. (ini Orang sering sekali membuat buku, buku beliau laris  manis sebagai  referensi anak-anak  baru untuk belajar  bahasa Inggris, beliau adalah salah satu pendiri  Global English, kemudian  keluar dari Global English dan membuat kursusan baru yakni DC-TWO, beliau mempunyai keunikan dalam mengajar, berbekal wajah ganteng, Kharisma, menarik dan mudah untuk   mengerti  belajar bersama  beliau ini.

       

Nah itulah 4 orang pengajar yang kalau ditanyakan kepada para pelajar yang sudah berada lebih kraung 5 bulan disana pasti akan kenal dengan mereka-mereka ini, walaupun tidak pernah belajar bersama mereka.

            Kembali kepada Marvelous tempat kursusan pertama saya di Pare, setelah melewati satu minggu , saya merasa betah dan ingin tinggal lama di pare sambil menunggu pembukaan Beasiswa ke luar negeri,  saya menyerah dengan  alamnya, orang-orangnya pare yang ramah,  dan juga teman-teman baru, pengajar yang baik, dan luar biasa, system pengajaran yang unik dan waktu belajar yang sungguh Luar biasa,

            Boleh dikatakan, hampir setiap hari melewati pelajaran dengan namanya bahasa Inggris, walaupun itu hari minggu kita mempunyai jadwal tersendiri, jadwal belajar di marvelous dari subuh sampai jam 4 sore  penuh yang namanya dengan bahasa Inggris, malamnya kembali belajar dengan games bahasa Inggris, begitu lah seterusnya,  dan minggunya pagi , kita biasanya ada pertemuan /games dengan bahasa Inggris ini.

Saya bersama teman-teman satu kelas Marvelous A 2012

 
Belajar di Hari Minggu
            Anak-anak yang pernah menuntut ilmu  di Marvelous ini,  akan sangat mudah dikenal di kalangan pelajar di Pare ini,  karena memang  memiliki ciri khas sendiri dalam berbicara bahasa Inggris yang memang tidak terlalu “medok”  Logat (pronunciation) amerika ini. Saya pernah mencoba berbicara dengan salah satu bule berasal dari German, ia memuji cara pengucapan bahasa Inggris saya yang berbeda dengan orang Indonesia pada Umumnya.  Bahkan setelah saya sampai di Russia ini, dosen-dosen saya, dan teman-teman saya memuji cara pengucapan bahasa Inggris saya, (tidak bermaksud menyombongkan diri:maaf;) .

            Saya menghabiskan waktu hampir dua bulan mendalami bahasa Inggris di marvelous, menemukan banyak sekali ilmu-ilmu baru yang belum pernah saya dapatkan selama ini..

            Terakhir pembahasan Tentang kampung Inggris kursusan Marvelous ini saya akan menuliskan kelebihan dan kekurangan di Kursusan Marvelous ini yang pernah saya rasakan selama belajar di Marvelous Course:

             Kelebihan :

1.      Sistem pengajaran yang baik, konsep pengajaran yang berbeda saat kita belajar di sekolah, di marvelous kita di tuntut aktif untuk selalu berbicara, tidak peduli mau salah, benar , gramatikanya yang penting ngomong dulu.
2.      System pengajaran khususnya logat Amerikanya yang tidak ada duanya di pare  (bahkan bisa dikatakan di Indonesia), materi logat amerika ini langsung di peroleh mr.teen saya beliau berada di Amerika,
3.      Pengajar yang ramah, dan baik, kita akan mudah mengerti dan paham apa yang mereka ajarkan, terutama belajar dengan Miss. Lia  J
4.      Biaya Kursusan murah. Satu bulan saya hanya membayar 600 ribu, itu sudah masuk uang asrama dan juga kursusan setiap hari selama lebih kurang 8 jam
  
Kekurangan :

1.      Campnya yang terlalu sederhana dan tidak nyaman untuk belajar, karena satu kamar, bisa sampai 7 orang , padahal kamar kecil
2.      Jam ajar Mr.teen yang kurang, padahal rata-rata para pelajar yang memilih belajar di kampung Inggris ingin merasakan diajar oleh Mr.teen secara langsung
3.      Ruangan belajar yang tidak terlalu nyaman di bandingkan dengan kursusan lain


Itulah pembahasan tentang kampung Inggris Indonesia, yang pada sesi pertamanya membahas secara khusus tentang tempat kursus pertama saya selama berada di Pare tersebut. Saya sengaja membuat seperti ini supaya sahabat lebih mudah memilih dan menentukan mana tempat yang sesuai dengan tujuan dalam meraih hasil bahasa Inggris nantinya..

Tulisan ini akan BERSAMBUNG dengan tempat kursusan saya yang lainnya..Insya allah akan segera saya tuliskan dan update di blog saya,,,

 Terima kasih  sudah berkunjung, silahkan jika ada yang ingin ditanyakan , atau ada alumni marvelous disini,,,hehhe..

*** saya mohon maaf tidak bisa upload banyak fhoto


 Artikel Terbaru tentang kampung Inggris di Kursusan berikutnya -> 

Salam bangga saya


Russia 23 Februari 2014